FKUB-MADIUN.Dalam rangka peningkatan peran dan Eksistensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madiun di tahun 2023.FKUB Kabupaten Madiun mengadakan Refleksi Akhir Tahun 2022 dengan Tema “Peran dan Eksistensi FKUB Dalam Ekternalsasi Nilai Moderasi Beragama tahun 2023 di Kabupaten Madiun.


“Kegiatan ini perlu diadakan bertujuan untuk berefleksi bagaimana selama tahun 2022 ini agar pada tahun 2023 ke depan eksistensi FKUB Kabupaten Madiun. Dalam rangka meningkatkan peran serta FKUB dalam mewujudkan Madiun yang aman, sejahtera, mandiri,dan Berakhlak, sesuai dengan visi dan misi pak Bupati.Dan Alhamdulillah struktur FKUB Mulai dari kepengurusan di 15 kecamatan serta 198 desa sudah terbentuk,jadi sudah komplit mewakili seluruh unsur agama dan ormas keagamaan.dan insyaallah akan membawa kemaslahatan bagi kita kita semua”.ujar Mujahidin Sekjen FKUB kabupaten Madiun

Sementara itu Kapolres Kabupaten Madiun menyampaikan bahwa Berdasarkan hasil sensus penduduk Kabupaten Madiun memiliki jumlah penduduk sekitar 800 ribu jiwa,hal ini sangat berpotensi menimbulkan banyak konflik,kita ketahui bersama banyak organisasi, banyaknya perguruan serta kelompok-kelompok yang semuanya beragama.Yang semua beragam pemikiranya,beragam pola pikirnya dan tindak tanduknya yang semuanya dapat berpotensi adanya konflik.Juga kita ketahui bersama dulu pada tahun 2012 di Dolopo ada gejala konflik terkait dengan aliran kepercayaan,dan pada tahun 2017 di Balerejo juga terjadi hal yang serupa.Akan tetapi dapat diatasi dengan berkomunikasi dengan forum forum baik TNI dan Polri,yang tak lupa peran serta dari FKUB Kabupaten Madiun yang berperan menjadi mediator dalam penyelesaiannya.oleh karena itu kami selaku keamanan berharap agar selalu berkomunikasi melalui babinkamtibmas untuk segala hal yang berpotensi terjadi konflik. Rental Mobil Bandung dengan Supir

Tahun depan tahun politik yang merupakan tahun yang sensitif bagi seluruh masyarakat.Semua bisa dijadikan menjadi saran perpecahan.baik perbedaan persepsi perbedaan pendapat perbedaan paham yang bisa memicu terjadinya konflik di kabupaten Madiun.oleh karena itu peran FKUB mulai dari struktur kabupaten hingga struktur di desa dapat mendeteksi potensi potensi yang bisa diprediksi dan ditanggulangi agar tidak terjadi konflik serta perpecahan.
“Ada pepatah bijak bedo agomo Ojo gendro,bedo suku Ojo padu bedo kepercayaan Ojo jotos jotosan.indonesia ini lambangnya Pancasila didalam Pancasila ada bhineka tunggal Ika dengan dasar Negara Pancasila.Yang perlu kita refleksi saat ini, kita paham tentang Pancasila dan perlu berperan serta dalam nilai-nilainya. Dengan berkumpulnya kita malam ini, bisa mengevaluasi peran untuk mengedukasi masyarakat agar kekurangan di tahun 2022 bisa dibenahi di tahun 2023,” tutur Bupati Madiun Ahmad Dawami.

“Refleksi, evaluasi perjalanan FKUB yang banyak hal telah dilakukan selama tahun 2022,dan yang terakhir Alhamdulillah telah terbentuk pengurus FKUB sampai ke struktur pengurus desa di 198 desa SE kabupaten Madiun,dan semoga menjadi manfaat bagi seluruh umat Indonesia utamanya di kabupaten.Mudah mudahan dengan adanya refleksi akhir tahun ini akan meningkatkan peran dan kapasitas kita untuk merukunkan umat yang merupakan anjuran agama dan mengedepankan persatuan dan kesatuan”.ujar Ketua FKUB Kabupaten Madiun K.H Muharromaini Ihsan

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh grup Habsyi pemuda Milenial FKUB Kabupaten Madiun.Dan dihadiri Forkopimda serta pengurus FKUB 15 Kecamatan dan Pengurus FKUB 198 Desa di kabupaten Madiun.

![]()










Users Today : 25
Users Yesterday : 40
Total Users : 34850
Views Today : 25
Total views : 145030