Wakil Ketua I Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madiun Pdt. Dian A Sugiyopranoto menyampaikan peran dan tanggung jawab pemuka agama dan ormas keagamaan untuk selalu menjaga keadaan yang aman untuk mewujudkan pemilu serentak 2024 yang aman, damai dan kondusif. Hal ini disampaikan dalam sambutan pada acara sosialisasi/ konsolidasi pengurus FKUB Kecamatan Saradan dan Pengurus FKUB Desa Se Kecamatan Saradan yang bertajuk “ Eksistensi Dan Peran Pemuka-Pemuka Agama Dan Ormas Keagamaan Dalam Mewujudkan Pemilu 2024 Yang Aman, Damai Dan Kondusif ” di Kantor Kecamatan Madiun pada Selasa (07/11/2023). rental mobil double cabin
Ia juga menyampaikan, bahwasannya pemilu merupakan sebuah keharusan bagi negara yang menganut sistem demokrasi. Pemilu harus dilakukan sesuai dengan norma agama yang berlaku. Para pemuka agama tidak boleh menyarankan atau menggiring untuk memilih salah satu pihak tertentu. Jika itu terjadi akan timbul kerusuhan dan kegaduhan. Maka dari itu FKUB harus bisa menjaga pemilu dari awal tahapan hingga akhir tahapan. Pilihan boleh berbeda tetapi jangan itu dijadikan sebagai perpecahan. Kita harus hormat dengan pilihan masing-masing, kita punya hak memilih siapa yang ingin kita pilih.
Sementara itu Sekretaris FKUB Kab.Madiun Dr. Mujahidin, S.Sos, S.Pdi, M.Si, M.KPd Mengatakan bahwa FKUB itu mendasar pada PBM tahun 2006, seluruh keorganisasian tentang keagamaan dilebur menjadi FKUB. Dulu di kabupaten Madiun dari tahun 2000 sampai tahun 2005 ada wadah yang bernama Paguyuban Umat Beragama dan Kepercayaan (PUBK), setelah adanya PBM menjadi FKUB. PBM ini berisi tentang pedoman tugas Kepala Daerah /Wakil Kepala Daerah, dalam kontek Kabupaten Madiun berarti Bupati dan Wakil Bupati Madiun dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan FKUB dan ijin mendirikan rumah ibadah. Untuk level ijin penggunaan rumah ibadah sementara, cukup direkomendasi oleh Camat dan FKUB terkait. Tentang FKUB tingkat Desa sebagai garda terdepan dalam melakukan inventarisasi persoalan-persoalan yang mengarah pada potensi disintegrasi kerukunan intern maupun antar umat beragama.
Camat Kecamatan Madiun Hariono, S.Sos., M.Si menyampaikan dengan adanya FKUB sampai ke tingkat desa kami berharap agar semua bisa memposisikan diri sesuai dengan posisinya masing-masing. Dalam artian kita bersama-sama ikut bertanggungjawab menjaga solidaritas diantara seluruh penganut umat beragama yang ada di wilayahnya masing-masing, bekerjasama mengedukasi masyarakat utamanya dalam rangkaian menjaga persatuan dan kesatuan dilingkungan masing-masing. Utamanya dalam persiapan pemilu 2024.
Danramil Kecamatan Madiun Kapten Haryono mengatakan FKUB merupakan mitra kita di lapangan untuk koordinasi, mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan di wilayah kecamatan Madiun. Dengan adanya FKUB kita dari TNI lebih mudah untuk berkoordinasi, apabila ada hal yang mengarah hal yang negatif yang disebabkan tidak harmonisnya umat beragama sehingga dapat dengan cepat diantisipasi dan diambil solusinya sehingga tidak berkembang. Sehingga akan tercipta suasana yang kondusif dalam menghadapi pemilu seperti yang kita harapkan.
Kapolsek Kecamatan Madiun AKP Agus Priyanto SH mengatakan dalam menghadapi pemilu tahun 2024 perlu kita samakan persepsi nanti bila ada permasalahan di masyarakat melalui babinsa, bhabinkamtibmas dan Kepala Desa. Sehingga ada satu kata terkait dengan penyelesain masalah apabila ditemukan suatu permasalahan terkait dengan keagamaan. Melalui babinsa, bhabinkamtibmas dan FKUB tingkat desa bisa memetakan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah sehingga permasalahan bisa terdeteksi lebih awal sehingga kita bisa menyelesaikan dan tidak melebar sampai kemana-mana.
Ketua FKUB Kecamatan Madiun Taufiq rahman berpesan bahwa menjadi tanggung jawab para tokoh pemuka agama, sebagai panutan umat. Ketika para tokoh di ormas kalau mindset kita di dalam pemilu, kita bawa dalam suasana yang aman, damai dan kondusif dan kita contohkan kepada anggota kita pastilah akan terjadi situasi yang kondusif, aman dan damai di lingkungan kita masing-masing. Maka menjadi penting karena kita sudah ditokohkan masyarakat maka, mari kita mari kita mencontohkan kepada masyarakat dalam pemilu ini dengan suasana yang aman, damai dan kondusif. Segala tindakan, ucapan haruslah kita pertanggungjawabkan.(Wafi/Media Center FKUB Kab.Madiun) sewa mobil tanpa survey
![]()




















Users Today : 37
Users Yesterday : 40
Total Users : 34862
Views Today : 40
Total views : 145045