Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madiun KH Muharromain mengungkapkan pancasila adalah pondasi dalam bermasyarakat bernegara di Indonesia yang notabene adalah aturan bermasyarakat bernegara dalam interaksi sosial. Dalam semua agama banyak kesamaan dalam konteks interaksi sosial, namun dalam konteks hubungan transendental tidak bisa disamakan atau sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Demokrasi kita adalah demokrasi pancasila artinya demokrasinya orang bertuhan, demokrasinya manusia yang adil dan beradab, demokrasi yang mengedepankan persatuan dan kesatuan. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada sosialisasi/ konsolidasi pengurus FKUB Kecamatan Jiwan yang bertajuk “ Eksistensi Dan Peran Pemuka-Pemuka Agama Dan Ormas Keagamaan Dalam Mewujudkan Pemilu 2024 Yang Aman, Damai Dan Kondusif ” di kantor Kecamatan Jiwan (14/11/2023).
Ia berharap agar Pancasila tetap kita pegang teguh dan kita amalkan serta untuk FKUB dan pemuka agama, tokoh agama agar bisa menjadi contoh perdamaian, keamanan. Kita harus berada diposisi yang sportif, artinya jika ada yang melakukan pelanggaran dalam pemilu harus kita ingatkan walaupun dengan kawan sendiri, kita harus saling mengingatkan.
Dr. Mujahidin, S.Sos, S.Pdi, M.Si, M.KPd selaku Sekretaris FKUB Kab.Madiun mengatakan bahwa di tingkat kepengurusan FKUB tingkat kecamatan selain pengurus ada struktur yang namanya dewan penasehat, yang ketuanya Camat, wakil ketuanya Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Sekretaris Sekcam, Anggotanya Danramil dan Kapolsek. Sedangkan Struktur FKUB di tingkat Desa atau Kelurahan, Ketuanya Kepala Desa, Wakilnya Sekdes, dan anggotanya Bhabinkamtibmas serta Babinsa di wilayah setempat.
FKUB merupakan lembaga atau forum atau organisasi bentukan pemerintah hal ini didasari aspirasi serta partisipasi para pemuka agama yang memiliki kepekaan pada aspek kerukunan umat beragama. Mendasar pada PBM nomor 8 dan 9 tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama, pemberdayaan FKUB dan ijin pendirian rumah ibadah. Kalau di Madiun berarti Bupati dan Wakil Bupat. Kalau melihat struktur di kecamatan maka Bupati mendelegasikan tugas ke Camat, sedangkan pada garda terdepan yakni Desa maka didelegasikan ke Kepala Desa atau Kepala Kelurahan.
Imam Ropingi Ketua FKUB Kecamatan Jiwan berpesan kepada kepala desa, bhabinkamtibmas, babinsa dan segenap pengurus jajaran FKUB tingkat desa se-kecamatan Jiwan mempunyai posisi yang strategis di wilayahnya masing-masing. Hal ini karena beliau-beliau ditokohkan oleh masyarakat setempat maka dari itu kita jaga kerukunan. Karena kerukunan adalah modal dasar pembangunan secara utuh. Sehingga terwujud masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Kita harus menyadari pemilu adalah agenda 5 tahunan jadi jangan sampai dalam pemilu terjadi perpecahan yang disebabkan perbedaan pilihan. Mari kita wujudkan kerukunan umat beragama baik antar umat beragama atau intern umat beragama. Jasa Iklan TikTok Ads
Camat kecamatan Jiwan Raswiyanto SH mengatakan sinkronisasi dan kolaborasi menjadi hal terpenting dalam menyongsong pemilu 2024 yang aman, damai dan kondusif. FKUB merupakan wadah aspirasi bagi masyarakat umat beragama, serta untuk membina dan memberikan wawasan yang bertujuan untuk suksesnya pemilu 2024. Jika terjadi sesuatu yang tidak berkenan bisa diselesaikan di tingkat Desa sebagai garda terdepan. Ia berharap kegiatan ini bisa dengan kegiatan ini dapat menyukseskan pemilu, sinkronisasi dan harmonisasi serta kerjasama semua elemen sangat diperlukan untuk mewujudkan situasi yang kondusif.
Kapolsek Kecamatan Jiwan AKP Danar suntaka SH MH mengatakan kami dari Polri memiliki tugas untuk menjaga Kamtibmas utamanya menjelang pemilu pemilu 2024, akan tetapi kita perlu kerjasama untuk menjaga situasi yang kondusif. Dengan adanya FKUB di tingkat kecamatan yang bertujuan untuk menjaga kerukunan umat beragama tentunya hal ini sangat membantu untuk mewujudkan situasi tersebut. FKUB juga sebagai duta untuk memberikan wawasan, pengetahuan dan edukasi berkaitan dengan toleransi. Ia berharap kita mampu untuk menghormati dan menghargai perbedaan utamanya dalam hal beragama, karena hal ini merupakan isu yang paling sensitif. Untuk itu kami menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berita hoax, komunikasikan dan pastikan kebenarannya dengan ahlinya sebelum mengupload atau meng share di media sosial.
Danramil Kecamatan Jiwan KAPTEN CHB Loso mengatakan kami selaku TNI akan selalu kolaborasi dan kerjasama dengan muspika serta segenap elemen masyarakat dan untuk meningkatkan kepekaan dengan fenomena yang ada di sekitar. Sehingga segala permasalahan bisa terdeteksi dan dapat terselesaikan, untuk terwujudnya situasi yang kondusif menjelang pemilu 2024.(Wafi/Media Center FKUB Kab.Madiun) jasa website bandung
![]()






















Users Today : 40
Users Yesterday : 18
Total Users : 36902
Views Today : 41
Total views : 148344